Di ketahui pendidikan Indonesia lebih banyak yang mengandalakan otak kiri, yaitu lebih banyak diam dan mendengarkan tanpa mengkeritisi apa yang di dengar.
otak kiri memang merupakan tujuan, namun otak kananlah yang memproses semua tujuan itu.
dalam sebuah keberhasilan IQ hanya di butuhkan kira-kira sekitar 20% sedangkan EQ 80%, lalu bagimana cara mengembangkan kemampuan otak kanan yang sangat berinterversi kepada EQ?
otak kanan lebih cendrung kepada emosi dan seni, jadi dengan mengembangkan hal-hal yang berbau seni kita dapat melatih otak kanan agar dapat seimbang dengan otak kiri.
otak kanan lebih kepada mengekspresikan apa yang anda ingin ekspresikan.
dengan berkembangnya kemampuan otak kanan disanalah akan di dapatkan semangat pantang menyerah..
Jumat, 28 November 2014
Jumat, 14 November 2014
Pendidikan Karakter dan Budi Pekerti #3
Seperti apa
yang telah di ketahui , Indonesia adalah Negara yang kaya akan segalanya. Hanya
bagimana kita sebagai anak bangsa dapat mengelolah dengan baik dan bijak.
Sebenarnya
apa yang menjadi tujuan bangsa Indonesia itu sendiri?
Pasti setiap
Negara ingin mensejahterakan rakyatnya.
Dengan semua
kekayan yang Indonesia miliki, apa yang kurang dalam soal kesejahteraan? Tidak
ada. Hanya bagaimana proses kesejahteraan itu di lakukan.
Dalam
Pancasila sudah jelas di sebutkan tujuan-tujuan bangsa ini.
Sila pertama
yang menyebutkan “Ketuhanan yang maha esa”
Setiap warga
negara bebas memilih agama, dan tentunya agama manapun pasti mengajarkan
kebaikan terhadap umatnya.
Lalu apa yang
salah?
Agama
sesungguhnya adalah bagaimana kita dapat mengkaji dan mengaplikasikan teladan
teladannya kedalam kehidupan sehari-hari. Jadi setiap apapun yang kita kerjakan
tak luput kita akan mengiangat Tuhan.
Sila kedua
“Kemanusian yang adil dan beradab”
Ketika agama
sudah melekat di diri kita, pasti adil dan beradab akan terbawa dengan
sendirinya, terbentuklah rasa empati,berfikir “bagimana kalau saya ada di
posisi dia?”
Sila pertama
dan kedua adalah sebuah dasar untuk mencapai sila ke lima yaitu “ keadilan
social bagi seluruh rakyat Indonesia “
Kita bisa
berlaku adil terhadap sesama, bukan menuntut apa yang negara beri, tapi apa
yang sudah kita berikan terhadap negara?
Kalau hanya
ingin berkomentar tanpa aksi, untuk apa? Untuk menjatuhkan bangsa sendiri?
Untuk menjelekan bangsa sendiri kah?
Banyak yang
tinggal di tanah Indonesia dengan beradab bukan bangsa Indonesia.
Berhenti
kalau hanya untuk menjatuhkan. Mulailah dari dirimu sendiri untuk sekedar
menengok bangsa mu ini dan apa yang ingin kamu berikan..
Sabtu, 08 November 2014
Pendidikan Karakter dan Budi Pekerti #2
Bagaimana membentuk karakter?
Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang
standart, tapi bagaimana manusia itu bisa mengembangkan apa yang ada di dalam
dirinya, hard skill maupun soft skill.
Manusia harus mampu mengejar tujuannya atau
setidaknya tau mau dibawa kemana masa depannya.
Manusia pasti mempunyai ekpetasi dan tidak
semuanya bisa ia raih dan disanalah akan timbul suatu masalah.
Manusia harus membangun suatu harapan,
impian , cita-cita dan sebuah mimpi.
Ya,…. bermimpilah dan akan membuat orang
lain ikut bermimpi.
Komponen dasar manusia meliputi : kognitif,
afektif, dan motoric.
Maka dari itu setiap manusia berhak menjadi
seorang pemimpin, terutama harus mampu memimpin dirinya dan dengan begitu baru
ia bisa memimpin semua hal yang ada di luar dirinya, tergantung dengan adanya
keyakinan.
Yakinlah dengan apa yang anda inginkan,
dengan yakin secara tidak sadar prilaku anda yang dengan sendirinya menuntun
kepada keyakinan anda.
Sebenarnya apa yang menjadi inti dari
kehidupan ini?
Hidup adalah pemberian pelayanan terbaik.
Melalui profesi apapun, pekerjaan dimanapun pasti mempunyai suatu pelayanan
tersendiri
Jadilah seorang yang mampu memberikan
pelayanan terbaik dengan semua yang anda
miliki, dengan begitu anda akan mendapatkan sebuah result atau hasil dari semua
proses yang anda bangun.
“berusaha melebihi apa yang orang lain
usahakan”
Langganan:
Postingan (Atom)