Jumat, 28 November 2014

Pantang Menyerah

Di ketahui pendidikan Indonesia lebih banyak yang mengandalakan otak kiri, yaitu lebih banyak diam dan mendengarkan tanpa mengkeritisi apa yang di dengar.
otak kiri memang merupakan tujuan, namun otak kananlah yang memproses semua tujuan itu.
dalam sebuah keberhasilan IQ hanya di butuhkan kira-kira sekitar 20% sedangkan EQ 80%, lalu bagimana cara mengembangkan kemampuan otak kanan yang sangat berinterversi kepada EQ?
otak kanan lebih cendrung kepada emosi dan seni, jadi dengan mengembangkan hal-hal yang berbau seni kita dapat melatih otak kanan agar dapat seimbang dengan otak kiri.
otak kanan lebih kepada mengekspresikan apa yang anda ingin ekspresikan.
dengan berkembangnya kemampuan otak kanan disanalah akan di dapatkan semangat pantang menyerah..

Jumat, 14 November 2014

Pendidikan Karakter dan Budi Pekerti #3

Seperti apa yang telah di ketahui , Indonesia adalah Negara yang kaya akan segalanya. Hanya bagimana kita sebagai anak bangsa dapat mengelolah dengan baik dan bijak.

Sebenarnya apa yang menjadi tujuan bangsa Indonesia itu sendiri?
Pasti setiap Negara ingin mensejahterakan rakyatnya.

Dengan semua kekayan yang Indonesia miliki, apa yang kurang dalam soal kesejahteraan? Tidak ada. Hanya bagaimana proses kesejahteraan itu di lakukan.

Dalam Pancasila sudah jelas di sebutkan tujuan-tujuan bangsa ini.
Sila pertama yang menyebutkan “Ketuhanan yang maha esa”
Setiap warga negara bebas memilih agama, dan tentunya agama manapun pasti mengajarkan kebaikan terhadap umatnya.
Lalu apa yang salah?
Agama sesungguhnya adalah bagaimana kita dapat mengkaji dan mengaplikasikan teladan teladannya kedalam kehidupan sehari-hari. Jadi setiap apapun yang kita kerjakan tak luput kita akan mengiangat Tuhan.

Sila kedua “Kemanusian yang adil dan beradab”
Ketika agama sudah melekat di diri kita, pasti adil dan beradab akan terbawa dengan sendirinya, terbentuklah rasa empati,berfikir “bagimana kalau saya ada di posisi dia?”

Sila pertama dan kedua adalah sebuah dasar untuk mencapai sila ke lima yaitu “ keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia “

Kita bisa berlaku adil terhadap sesama, bukan menuntut apa yang negara beri, tapi apa yang sudah kita berikan terhadap negara?
Kalau hanya ingin berkomentar tanpa aksi, untuk apa? Untuk menjatuhkan bangsa sendiri? Untuk menjelekan bangsa sendiri kah?

Banyak yang tinggal di tanah Indonesia dengan beradab bukan bangsa Indonesia.

Berhenti kalau hanya untuk menjatuhkan. Mulailah dari dirimu sendiri untuk sekedar menengok bangsa mu ini dan apa yang ingin kamu berikan..



Sabtu, 08 November 2014

Pendidikan Karakter dan Budi Pekerti #2

Bagaimana membentuk karakter?

Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang standart, tapi bagaimana manusia itu bisa mengembangkan apa yang ada di dalam dirinya, hard skill maupun soft skill.
Manusia harus mampu mengejar tujuannya atau setidaknya tau mau dibawa kemana masa depannya.
Manusia pasti mempunyai ekpetasi dan tidak semuanya bisa ia raih dan disanalah akan timbul suatu masalah.
Manusia harus membangun suatu harapan, impian , cita-cita dan sebuah mimpi.
Ya,…. bermimpilah dan akan membuat orang lain ikut bermimpi.
Komponen dasar manusia meliputi : kognitif, afektif, dan motoric.
Maka dari itu setiap manusia berhak menjadi seorang pemimpin, terutama harus mampu memimpin dirinya dan dengan begitu baru ia bisa memimpin semua hal yang ada di luar dirinya, tergantung dengan adanya keyakinan.
Yakinlah dengan apa yang anda inginkan, dengan yakin secara tidak sadar prilaku anda yang dengan sendirinya menuntun kepada keyakinan anda.

Sebenarnya apa yang menjadi inti dari kehidupan ini?
Hidup adalah pemberian pelayanan terbaik. Melalui profesi apapun, pekerjaan dimanapun pasti mempunyai suatu pelayanan tersendiri

Jadilah seorang yang mampu memberikan pelayanan terbaik dengan semua  yang anda miliki, dengan begitu anda akan mendapatkan sebuah result atau hasil dari semua proses yang anda bangun.

“berusaha melebihi apa yang orang lain usahakan”