Haloo… menyambung dengan tulisan
saya tentang psikodiagnostik minggu kemarin, kali ini saya akan membahas
mengenai norma dan skor tes, norma-norma perkembangan pada psikodiagnostik,
norma kelompok, reliabilitas dan validitas . nah.. sbelum kita membahas secara
besar sebagai seorang psikolog nantinya kalian harus dapat memahami dengan baik
psikodiagnostik ini tmn- tmn, dan yang pasti proses psikodiagnostik itu
haruslah mempunyai sistematis dan proses yang jelas, saya akan menjelaskan
sedikit tentang hal-hal apa saja yang harus kalian ketahui dalam proses tes
psikodiagnostik.
Pertama, ketika kita mendapatkan
klien dengan keluhan-keluhannya marilah kita melihat fakta yang sebnrnya, kedua
adalah tools atau bagaimana kita dapat memperdalam atau mengetahui permasalahan
klien tsb, bisa dengan cara interview atau observasi, ketiga kita harus
memastikan kembali misalnya, seseorang tsb depresi karna kematian kucingnya,
tapi disaat kalian melakukan wawancara atau observasi yang mendalam ternyata
seseorang tsb bukan lah depresi karna kematian kucingnya. Hal ini lah yang
harus diperhatikan, ketika sudah jelas barulah kalian bisa memberikan treatment
dengan berbagai pendekatan psikologis , bisa melalui pendekatan behavior,
psikoanalisis, humanistic dan kognitif. Dan barulah kalian bisa mendapatkan
hasil.
Dan skarang sedikit saya akan
menjelaskan mengenai norma perkembangan, norma perkembangan adalah skor-skor
yang di dapat apakah sesuai dengan usia responden tsb , contohnya : ketika kita
ingin menguji mental age sesorang berusia 8tahun, pada saat di tes ternyata
mental age seorang tersebut bisa berusia 10 tahun.
Sementara norma kelompok adalah,
kinerja individu tsb di evaluasi berdasarkan kinerja kelompok (standarisasi) .
contoh : anak pada usia 8thn itu seharusnya bisa mengerjakan soal – soal pada
usia nya tsb.
Reliabilitas adalah konsistensi
skor pada satu orang yang sama jika di uji kembali hasilnya akan sama.
Validitas adalah apa yang diukur
tes dan seberapa baik tes itu bisa mengukur, kesepakatan antara nilai tes atau
hasil pengukuran kualitas yang di ukur.
Ada 3 jenis validitas dalam
pengukuran yakni,
1. Content
validity
2. Construct
Validity
3. Criterion
validity
Tidak ada komentar:
Posting Komentar