Penulisan minggu ini adalah,
mengenai administrasi alat tes, hemm.. pastinya menjadi seorang psikolog tidak
asing lagi mendengar alat tes. Meinggu ini kami belajar bagaimana menjadi
seorang pengetes, masih simulasi sih… cuma sepertinya akan seru banget!!!!!!!!
Simulasi yang akan di lakukan
minggu depan, yakni kami berperan sbgai anak SMAN 45 jakarta, yang akan di tes
untuk penjurusan ke IPA/ IPS.
Setiap SMA pasti mempunyai kriteria
khusus anak tsb dapat masuk ke IPA/IPS namun di SMAN 45 Jakarta sendiri mempunyai
kriteria sbg berikut :
A. Kriteria IPA
1. IQ diatas rata-rata (111-120)
2. Teliti dan tekun
4. Kemampuan Numerik Memadai
2. Teliti dan tekun
4. Kemampuan Numerik Memadai
B. Kriteria IPS
1. IQ rata-rata (91-110)
2. Mudah besosialisasi
3. Teliti dan tekun
4. Kreatif
2. Mudah besosialisasi
3. Teliti dan tekun
4. Kreatif
Tes yang akan dilakukan yakni, tes kemampuan yang di bagi
lagi menjadi tes Aptitude dan Interest. Lalu di bagi lagi menjadi Tes IQ dan
Tes Minat. Dengan menggunakan Tes IST untuk IQ dan RMIB untuk tes minat.
Untuk Aptitude tes Personaly kami menggunakan NEO-PI.
Berhubung di kampus hanya menyedikatan tes – tes sebagai
yang sudah disebutkan, pdhl banyak sekali tes tes yang dapat kita gunakan untuk
mengukur minat, IQ kelompok. Di sarankan ketika ingin memlikih alat tes,
dipasti alat tes tersebut sesuai dengan kriteria yang ingin di tes.
Okey, deh…. Sekian dulu. Minggu depan saya akan berbagi lagi
bagaimana tes tersebut berlangsung. Yuhuuu……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar